Baru-baru ini, publik kembali diguncangkan dengan aksi tiga pemuda yang memperkosa sekaligus membunuh korbannya. Yang tidak habis untuk difikir, para pelaku maaf mamasukan gagang pacul kedalam alat kelamin korban. Mungkin kita bertanya-tanya setan apa yang masuk kedalam tubuh mereka hingga keji melakukan perbuatan itu. Merebut kehormatan serta membunuhnya saja sudah perbuatan yang tidak manusiawi, ditambah… aarrrgg. Saya yakin kita pasti marah mendengarnya sampai tidak berhenti mencaci pelakunya.
Sebenarnya, bukan hanya kasus ini saja, masih banyak kriminal lain memilukan hati yang dilakukan oleh kawula muda. Sejenak kita berfikir, sebagai orangtua tidak ingin kejahatan itu terjadi pada anak kita, saya yakin pasti anda cemas, kalau-kalau hal itu terjadi pada anak sendiri. Na’udzubillaminzalik. Tapi, kita akan berfikir sejenak menduduki masalah ini, kenakalan remaja yang sudah jauh dari batas. Apa yang membuat pemuda kita sebrutal ini?
Saya mencoba meyimpulkan apa yang terjadi pada kawula muda saat ini disebabkan dengan 3F (Fun, Food, Fashion) yang sudah menjangkiti bahkan mengakar dibenak kawula muda. Ditulisan ini saya memfokuskan hanya pada pembahasan FUN, semoga kita bisa membahas FOOD dan Fashion ditulisan berikutnya.
FUN (Kesenangan)
Tidak bisa kita pungkiri kawula muda saat ini, lebih senang dengan kebebasan dalam hal apapun terutama pergaulan. Betapa ngirinya saat ini kebebasan yang sudah mengarah pada kebablasan hingga menciptakan pemuda yang arogan dan jauh dari nilai-nilai keislaman. Hedonis, mungkin kata ini tepat jika disematkan kawula muda saat ini yang hanya mementingkan kesenangan dan tidak perduli apa yang terjadi setelahnya. Kebebasan dalam pergaulan saat ini tidak sertamerta ada melainkan ia tumbuh berkembang akibat sistem negeri ini yang menerapkan sekulerisme.
Sekulerisme hadir untuk mengacak-ngacak pemikiran kaum muslim terutama dikalangan muda. Sistem dengan pemahaman dasar “memisahkan antara Islam dan Kehidupan” berhasil membuat pemuda rusak, karena saat ini pemuda kita sebagian minim akan pemahaman islam dan kurang terbentengi tersebab sistem sekulerisme yang memisahkan islam dan pemeluknya. Jadilah sekulerisme menjauhkan pemikiran islami dari benak kaum muslim sehingga mudah bagi kawula muda untuk melakukan perbuatan yang jauh dari moralitas saat ini.
Kita bisa melihat bagaimana sebagian besar pemuda saat ini –semoga asumsi saya tidak benar—konsep kehidupannya hanya tentang Dunia dan hari ini. Tujuan hidup yang dimiliki bias. Kita bisa bayangkan bagaimana 10 tahun kedepan apabila penerus bangsa dan perjuangan kita seperti ini.
Untuk kita para orangtua dan kawula muda, yang tidak ingin kejahatan-kejahatan pergaulan bebas menimpa anak kita nanti bahkan diri sendiri, tidak ada kata yang pantas selain hapuskan sistem sekulerisme dari negeri ini dan gantikan dengan sistem islam. Jawaban ini bukan tanpa alasan, hukum dinegeri ini sampai kapanpun tidak akan pernah adil karena yang mencipta manusia, tidak akan membuat jera bila yang mencipta lebih mementingkan nafsu daripada perintah Allah. Inilah satu-satunya solusi; hapus sistem sekulerisme dan menggantinya dengan menerapkan Syariah didalam naungan Khilafah.
Bagikan
Ini Penyebab Rusaknya Moral Kawula Muda
4/
5
Oleh
Harun Tsaqif