Kamis, 18 Agustus 2016

Cinta yang Menyurga

Cinta+yang+Menyurga

Ketika kita mencintai, maka hal yang pertama kita lihat mungkin adalah wajahnya, atau usianya yang masih muda sehingga menggelorakan jiwa untuk segera menikahinya. Ah, ini normal. Keinginan lelaki untuk mendapatkan wanita yang lebih muda merupakan salah satu yang harus terpenuhi.

Tapi hal ini tidak untuk semua lelaki. Sahabat Rasulallah sekaligus anak angkat beliau misalnya, ia masih muda, gagah, pun sangat dekat dengan rasulallah. Wanita muda mana yang tidak ingin menikah denganya? Ia adalah Zain bin Haritsah.

“Barang siapa yang ingin menikah dengan wanita ahli surga, maka hendaklah menikahi Ummu Aiman.” Begitulah Rasulallah bersabda, dan Zaid segera melabuhkan hatinya pada wanita yang merawat Rasulallah sejak kecil setelah wafatnya Aminah, ibunda Nabi Muhammad Shalallahu’alaihi wasalam.

Ia lebih memilih wanita yang telah mengasuh Rasulallahu sejak kecil menjadi istrinya.

Keputusan yang sangat jarang, yang mungkin tidak diambil oleh lelaki saat ini. Bukan usia yang difkirkan oleh Zaid, tetapi kemuliaan, ia menikahi wanita ahli syurga. Ia lebih memilih cinta yang tetap menjulang tinggi hingga JannahNya. Ah, betapa beruntungnya lelaki ini. Aku cemburu.

            Jika lelaki seperti Zaid ada, dan lebih memilih cinta yang abadi sampai Syurga, maka Nailah binti Farafasah mewakili seluruh wanita untuk menikah bukan karena fisik yang sudah menua tetapi karena keimanan yang tetap menyala.

Nailah menerima khitbah dari sahabat Rasulallah yang sungguh mulia, dermawan nan pemalu. Ia dinikahi Ustman bin Affan Khalifah ketiga setelah Umar bin Khattab.

Nailah binti Farafasah, pada saat ini mungkin baru saja memasuki masa gadis nan cantik jelita, usianya baru 18 tahun, sedangkan sahabat Rasulallah dengan gelar pemilik dua cahaya itu berumur 81 tahun. Ah, sungguh inilah cinta yang sebenarnya kita harap-harapkan, cinta yang menyurga dan tidak terbatas pada jauhnya usia.


Dari Zaid bin Haritsah dan Nailah binti Farasah, kita belajar untuk mencintai dengan penuh keimanan agar cinta yang kita miliki membawa kita pada syurga. Meski usia mungkin terpaut jauh, tapi sungguh, selama mencintainya karena Allah inilah sebenarnya cinta. 

Bagikan

Tulisan Lainnya

Cinta yang Menyurga
4/ 5
Oleh